Pengetahuan

Lima Terapi untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Anak berkebutuhan khusus (ABK) atau yang sering disebut anak luar biasa (ALB) adalah anak yang berbeda dalam beberapa dimensi kemanusiaan, seperti terlambat dalam mencapai potensi dan tujuan secara maksimal.

erlinahappyplay.com

Anak berkebutuhan khusus merupakan anak yang memerlukan kebutuhan nan unik. Perlu adanya kesadaran masyarakat lain terhadap inklusifitas difabel dan tidak sekadar pemberdayaan infrastruktur bangku khusus difabel. Sampai sekarang ini lembaga pendidikan di Indonesia belum ramah terhadap difabel. Di bawah ini terdapat therapy anak ABK yang perlu diketahui lebih rinci.

  1. Terapi Bermain

Meski terdengar aneh, anak berkebutuhan khusus memerlukan pertolongan ketika mereka belajar bermain. Bermain dengan kawan sebaya berguna untuk belajar berbicara, komunikasi, dan interaksi sosial. Bagi sorang pendidik atau terapis, bermain dapat membantu abk menemukan teknik-teknik tertentu.

  1. Terapi Perkembangan

Contoh dari terapi perkembangan, adalah Floortime, RDI (Relationship Developmental), dan  Son-rise. Artinya, anak-anak dopelajari, misalnya tentang kekuatan serta tingkat perkembangan, kemudian peningkatan kemampuan sosial, intelektual, dan emosionalnya. Terapi perkembangan berbeda dengan terapi perilaku, seperti ABK yang diajarkan pada keterampilan yang lebih spesifik.

  1. Applied Behavioral Analysis (ABA)

ABA merupakan jenis terapi yang sudah lama digunakan, telah dilakukan berbagai penelitian dan didesain khusus untuk anak autisme. Sistem yang digunakan adalah memberikan pelatihan khusus pada anak dengan memberikan hadiah atau pujian (positive reinforcement).

  1. Terapi Perilaku

Anak autisme acapkali merasa frustasi. Teman-temannya kerap tidak memahami kondisi mereka, mereka selalu kesulitan mengekspresikan kebutuhannya. Selain itu, mereka banyak yang hipersensitif terhadap cahaya, suara, dan sentuhan. Tidak mengherankan jika mereka sering mengamuk. Seorang terapis perilaku yang terlatih harus mencari latar belakang dari perilaku negatif tersebut dan mencari solusi dengan merekomendasikan perubahan lingkungan. Kemudian, terapis harus rutin memberikan terapi perilaku supaya si anak dapat memperbaiki perilaku secara bertahap.

  1. Terapi Fisik

Autisme merupakan gangguan perkembangan pervasif. Banyak individu autistik yang memiliki gangguan perkembangan di dalam motorik kasarnya. Kadang-kadang tonus ototnya lembek sehingga ketika jalan kurang kuat. Kemudian, keseimbangan tubuh kurang bagus. Fisioterapi dan terapi integrasi sensoris bakal menolong ABK untuk bisa menguatkan otot-ototnya dan memperbaiki keseimbangan tubuh.

Lima terapi untuk ABK di atas semoga memberikan manfaat bagi Anda. Sekian dari kami dan sampai jumpa di lain kesempatan.

Comment here